8 November 2012

24

Ibnul Qayyim berkata:

Sesungguhnya di dalam hati terdapat ruang kosong dan kekurangan yang tak dapat diisi oleh suatupun kecuali Allah,
terdapat sesuatu yang kusut yang tidak dapat diurai kecuali dengan pendekatan diri kepada Allah,
terdapat penyakit yang tak dapat disembuhkan selain dengan sikap ikhlas dan beribadah hanya kepada-Nya.

Tidaklah seorang hamba dihukum

dengan sesuatu yang lebih berat dari kekerasan hati dan keterjauhan dari Allah.
Sungguh api itu diciptakan untuk melunakkan hati yang kasar. Sesungguhnya hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras, dan sebagaimana diketahui, bilamana hati telah mengeras, maka air mata sulit mengalir dan mata menjadi kering (Tidak mudah menangis). Ia terasa berat mengalirkan air mata baik di saat berdzikir, takut kepada Allah ataupun ketika tunduk bersimpuh di hadapan Allah.

Hati adalah bejana-bejana Allah di atas bumi-Nya, dan yang paling disukai-Nya adalah hati yang paling jernih dan lembut.” (Lihat kitab ‘Al-Fawaid’ hal. 128).

23

Hei!
Ayo Semangaat !! :)
Lihat mereka di sekelilingmu.
Tatap bener-bener wajahnya satu persatu ..
Udah?
Yap, Mereka ini yang akan mengantarkanmu ke gerbang Kesuksesan!
Mereka adalah saksi keberhasilan kita..
Dengan usaha, doa, dan keyakinan!
Jangan Sombong..
Ilmu bukan untuk dipendam sendiri,
tapi bagaimana kita mengamalkan dan mengaplikasikan :)
Generasi ini harus lebih baik yaaa :)
Semangat Teman!

aku mungkin belum menemukan jati diriku. Dan tiap kali aku memikirkannya, entah aku jadi sedih.
Dan aku hidup, punya mimpi.
Semua orang boleh bermimpi, bukan?
Aku yakin, secepatnya mimpi ini akan jadi nyata.
Jangan tunggu besok. Tapi mulailah sekarang :')

22

Wah.
Disini persaingannya keras banget...

:''

harus gimana?
"Allah udah nyiapin rencana yang lebih baik"   , kan ya?
Bismillah. Allahumma Yaa Muyassir, Yassir, Wa Laa Tuassir.

21

Siapapun...
Plis, ayo keluar..
Kemanapun..
aku butuh space .
hufet.
Freak out!

20

Aku kangen pelajaran MTs.
Kangen jadi muridnya
Kangen ngelihat  wajah gurunya kalo lagi ngajar
Kangen bisa lihat wajah-wajah kalian 
Kangen bahasa arab :''
Kangen Fiqih
Kangen SKI! ><
Kangen Aqidah akhlak
Kangen Qur'an Hadits..Kangen hafalannya !
Kangen shalat jama'ah..
Kangen do'a-do'a dari guru-gurunya :(

Pak..Bu..
Doa kami untukmu selalu .. 

*Ini mungkin ya yang bikin aku galau hari ini..
Aku belum bisa nemuin kekeluargaan di sekolah ini, beda sama yang dulu.
Tetep semangat Nad .

6 November 2012

19

Tetap seperti ini. Tidak berubah. 
Sampai nanti waktu yang akan menjawab.
Dan beginilah caraku. Mengagumimu diam-diam. 
Sederhana saja..
It's hard to wait around for something,
You know might never happen
Sometimes I wish I could read your mind,
to find out how you feel about me

18

Mulailah,
Selanjutnya pikiran akan tumbuh..
Sebuah pena dan mimpi , bagiku itu cukup untuk membawaku kemana saja.
menawarkan kebebasan..
Keyakinan, bahwa Tuhan tidak pernah melihat penghargaan,title/ijazah yang berhasil diraih..
Tapi Tuhan melihat kucuran keringat kita :)

Mulailah! Dan tugas akan selesai . ^^

5 November 2012

kisah pelangi


I
ni adalah sebuah kisah tentang persahabatan. Kisahku dimulai dari umur 16 tahun. Namaku Nathan, seorang pelajar di SMP Negeri Bandung. Aku sudah menduduki bangku kelas 3, sebentar lagi kelulusan. Temanku cukup,tidak banyak,juga tidak sedikit. Salah satunya,Pelangi. Dia temanku yang cantik juga pintar. Tetapi, dia anak yatim. Dia tinggal di sebuah panti asuhan yang terletak tidak jauh dari sekolah. Dia sangat tegar dalam menjalani hidupnya. Pelangi adalah sahabat sejatiku sejak kecil. Dulu, aku dan dia selalu bermain bersama. Pelangi sangat suka melihat hujan. “Hujan itu keajaiban. Titik-titiknya udah di setting untuk menetralkan pikiran manusia.. Nah, makanya aku suka hujan” jelasnya. "Wah, apa pikiranmu selalu "tidak netral"? " , jawabku bercanda. "Hahaha...Kok gitu sih?! Nggak lah, aku selalu merasa tenang saat datangnya hujan"...

Hari ini, begitu indah untuk seluruh keluargaku. Ayah baru saja pulang dari Amerika. Kenangan indah masa kecilku bersama ayahku kembali lagi di benakku. Tito dan Nesya,adikku,  juga terlihat senang. Terutama si Tito, adikku yang paling kecil sekaligus paling manja dan cerewet ini seakan tak mau lepas dari pelukan ayahku. Mama juga memasakkan makanan kesukaan semua anggota keluarga hari ini. Tak lama, rintik – rintik hujan mulai berdatangan. Makin lama makin deras. Ikan – ikan dibelakang rumah membiarkan nuansa hening dan damai dari rintik – rintik hujan menambah volume air di habitat mereka. Tumbuhan – tumbuhan juga membiarkan tetesan air membasahi permukaan daun mereka. Teringat kembali aku akan si Pelangi. Ku angkat telepon genggamku yang ada di atas sofa yang sedang kududuki sekarang ini. Aku mencari nomer telepon dari sahabat tercintaku itu. Setelah kutemukan, kutekan tombol berwarna hijau yang ada di antara beberapa tombol lain. Mulailah suara halus dan lembut menjawab panggilanku. Aku mulai berbincang dengan Pelangi dan mengajaknya pergi bersamaku untuk melihat pelangi di angkasa sebelum hujan reda. “ Hayo kak Nathan  janjian sama kak Pelangi yaaa......” tiba – tiba suara si Tito menyadarkanku dari serunya pembicaraan dengan Pelangi. Segera kutarik kulit tangannya setelah aku menutup telponku dengan Pelangi. “ Apaan sih kamu itu! Masih SD jangan ikut – ikutan! Kakak mau pergi sama kak Pelangi dulu. Ntar bilangin ke ayah sama mama oke?” aku bertutur kepada adik laki – lakiku yang rese’ ini. Seraya dia menjawab, “ Pake pajak dong kak!”. Aku tercengang. Si Tito nyengar – nyengir ga karuan. Oke deh, aku kasih dia uang jajan.
“ Hei! Udah lama ya? “ sapaku dengan menepuk pundak si Pelangi yang sudah menunggu beberapa menit. 
“ Eh? Oh, enggak kok. Baru 10 menit.” Jawabnya dengan lembut. “ Oh.. Sorry ya udah buat nunggu.“ pintaku dengan penuh harap. “ Nggakpapa . Santai aja ”. Pelangi langsung menunjuk ke langit yang sedang menurunkan air saat itu. Kami berdua langsung tersenyum bersamaan. Bangku  taman yang kami duduki terasa hangat dan nyaman. Huft, seperti dulu lagi. Sangat indah saat ini.
Pelangi sangat tulus. Ia  yang selalu menguatkanku  ketika aku jatuh. Dia juga yang membantuku untuk disiplin dalam mengerjakan sholat, aku ingat, “Shalatmu adalah Cahayamu. Shalatmu adalah Kekuatanmu. Tuhanmu sangat menyayangi orang yang disiplin dalam sholatnya. Mau kan disayang Tuhan? Makanya, jangan bolong-bolong dong sholatnya! Kamu  kan cowok, harus bisa jadi imam buat keluargamu nanti… Ayok kita sholat dulu..” begitu katanya, waktu aku ketahuan males sholat. Waktu itu, Pelangi main ke rumahku, Dia mengajakku untuk sholat dhuhur berjama’ah. Jujur,saat itu aku jarang sekali melakukan sholat. Kedua Orangtuaku tidak pernah mengingatkanku. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Dan sejak Pelangi mengingatkanku, aku pun  tersadar. Ajaibnya, hidupku  menjadi  lebih indah sejak aku  mulai melatih mendisiplinkan  ibadahku. Ah, Tuhan.. Terimakasih, Engkau telah mengirimkan bidadari kecilmu padaku..
Kini, aku dan Pelangi saling terdiam. Memandang langit,menunggu datanganya pelangi. Biasanya, setelah hujan reda, pelangi akan muncul. Tapi entah mengapa, saat ini pelangi tidak muncul. “Ngi, Pelanginya kok nggak muncul ya?”tanyaku pada Pelangi. “Iya,Than. Mungkin memang tidak muncul sekarang..”ucap Pelangi. “Ayo kita pulang saja. Aku harus mengurus adik-adik dipanti”ajak Pelangi . “Oh gitu.. Nggak mau nungguin pelanginya nongol?” tawar Nathan. “Enggak deh, udah sore..”jawab Pelangi.”Eh,Ngi, Aku antar kamu pulang ya.. kan jalannya searah” ucap Nathan. “Boleh, ayok”jawab Pelangi. Mereka pun menelusuri jalanan yang becek karena hujan tadi. Tetapi, udara saat itu sangat menenangkan. ‘Pelangi benar, hujan memang menenangkan’ batin Nathan.
“Eh, Kamu dah nggak ninggalin sholat lagi kan?” Tanya Pelangi. “Ehm? Ya Nggak lah!.. hehe.. kan berkat kamu waktu itu. Oya,kenapa sih kamu taat banget ngelakuin sholat?’tanya Nathan balik, ia penasaran. “Karna sebelum ayahku meninggal, dia titip pesen seperti yang aku ucapkan ke kamu waktu itu. Kata ayahku, Tuhan pasti selalu bersama hambanya yang taat. Makanya, aku bilangin ke kamu.. Biar kamu nggak kena laknatNya! Haha..” jelas Pelangi sambil tertawa. “Ooh... Terimakasih ya!!Kamu emang sahabat aku yang paling baik.. Kalo nggak ada kamu, mungkin sampe sekarang aku juga nggak akan disiplin sholatnya. Kamu tau sendiri kan gimana sikap kedua ortu ku..”pinta Nathan. Saking asyiknya ngobrol, mereka nggak sadar kalau udah nyampe di depan panti asuhan tempat tinggal Pelangi. ”Eh, Aku masuk dulu ya.. Makasih dah dianterin. Bye!” ucap Pelangi sambil berlari masuk ke dalam Panti. “Bye..”ucap Nathan. ‘Cewek itu sangat baik. dia penurut. Semoga Tuhan selalu menyayanginya,seperti harapannya selama ini” batin Nathan.
Esoknya, Nathan tidak melihat Pelangi di sekolah . Ada apa ya? Kenapa Pelangi nggak masuk? Tanya Nathan. Ah, aku harus ke Panti hari ini.. Sepulang sekolah, Nathan ada rapat Remas, untuk mempersiapkan sebuah acara keagamaan. Nathan mulai aktif di organisasi tersebut berkat Pelangi juga. Pelangi bilang, ‘Siapa yang memuliakan masjid, Dialah termasuk hamba yang disayang Tuhannya..’. Ya. Nathan ingat. Pelangi sudah banyak merubah hidupnya. Pelangi sangat berjasa bagi hidup Nathan. Nathan sangat bersyukur karna memiliki teman seperti Pelangi. Sesampainya di Panti, Nathan segera menemui kepala Panti Asuhan itu, “Assalamualaikum, Bu, pelangi ada? Kenapa hari ini dia tidak masuk sekolah?” Tanya Nathan. “Waalaikumsalam, Nak, kamu Nathan ya? Duduklah, ibu ada sesuatu untukmu”jawab ibu Panti itu. Nathan pun semakin bingung, ‘aduh, kanapa sih? Pake acara duduk segala! Aku kan Cuma mau ketemu Pelangi’batin Nathan. Tidak lama kemudian, Ibu itu keluar sambil membawa sebuah kertas.”Nak, Pelangi ada di Rumah Sakit. Dia memiliki penyakit Kanker yang sudah parah.Kata dokter, itu karena factor genetic. Mungkin dari ayahnya. Kemarin malam, Kanker itu kambuh lagi,dan dia segera dibawa ke Rumah sakit. Tetapi, dia menitipkan ini pada Ibu, katanya, Ibu harus menyampaikan ini pada kamu. Bacalah, dan jenguk Pelangi” jelas Ibu Panti. Nathan speechless. Kemarin?Padahal kemarin, mereka masih bisa melihat hujan . Nathan panik dan segera berlari ke Rumah sakit yang dituju. Ia bingung. Karena selama ini, Pelangi tidak pernah bercerita kalau dia mengidap penyakit mematikan itu.
Sesampainya di Rumah Sakit, Nathan berdiri di depan kamar operasi Pelangi.Hari ini, dokter menyarankan untuk mengangkat kanker yang ada di tubuh Pelangi. Dilihatnya Pelangi dengan wajah sedih. Nathan tidak tahu harus berbuat apa. Ia sangat menyesal. Karna ia tidak bisa menjadi sahabat yang baik,ia bahkan tidak mengetahui bahwa sahabatnya mengidap penyakit itu.Nahan hanya mampu mengutuki kebodohannya. Nathan teringat semua jasa Pelangi.
Ia telah merubah banyak sekali dari kehidupan Nathan. Nathan kemudian membuka surat dari Pelangi, isinya :   
Hai, Teman. Maafkan aku .. 
Aku senang kenal kamu. Aku sayang kamu. Jangan tinggalin sholat lagi! Ingat ya, suatu saat nanti, kamu pasti akan jadi seorang pemimpin buat keluargamu, jadi, jangan nakal lagi! ^-^  . Terimakasih, karna selama ini kamu udah jadi sahabat terbaikku. Jangan sedih waktu baca ini. Kamu cowok. Jangan menyesali yang udah terjadi. Sekarang, kamu udah tau kondisiku. Nggak ada yang perlu disesali.. Aku kuat kok! Kita pasti bisa ngelihat hujan dan nungguin munculnya pelangi lagi. Kamu janji ya sama aku, jangan lupain aku. Ingat Pelangi. Pelangi selalu muncul sesudah mendung, Pelangi yang beri berjuta warna yang indah. Aku nggak akan bisa nglupain kenangan kita mulai dari waktu masa kecil kita dulu. Haha. Itu masa yang paling indah buatku. Mungkin waktu baca ini, kamu ngliat aku udah tidur. Tapi aku ada disampingmu,temanku.. Aku selalu ada disini. Dihatimu. Makasih buat persahabatan kita selama ini. Aku ingin kamu tegar kayak aku. Jangan pernah kecewain Orangtuamu selagi mereka masih ada disampingmu. Mereka pasti bangga punya kamu. Aku juga bangga punya temen kayak kamu. Jika kamu ingat aku,aku mohon, bantulah anak-anak yatim itu, karena,mereka butuh teman kayak kamu juga. Ingat, Nabi Muhammad juga anak yatim. Jadi, Saat kamu melukai anak-anak yatim, sama aja kamu melukai Nabi Muhammad. Sayangi mereka.. Makasih,Than!Aku nggak pergi kok. Aku selalu ada disampingmu. Aku selalu ada bersama anak-anak yatim itu.. Makasih,temanku..
                                                                                                                         Pelangi
Ah,Airmataku menetes. Pelangi.. Aku janji aku akan jagain teman-teman kamu. Aku sayang kamu. Kamu bener-bener Pelangi di Hidupku. Aku akan tetep jaga sholatku. Oya, aku juga punya kado buat kamu, Aku akan berjuang buat ndiriin panti asuhan disamping Panti Asuhanmu itu,dan aku akan selalu ada buat jaga dan menyayangi teman-temanmu itu. Kamu benar. Selama ini aku sudah terlalu angkuh. Terimakasih, Pelangi…                                                                           
Dokter pun keluar, “Maaf, Kami sudah berusaha.. Tetapi mungkin Tuhan berkehendak lain. Kanker yang dideritanya sudah terlalu parah dan tidak bisa diselamatkan lagi”jelas dokter itu,kemudian pergi. Tinggallah Nathan sendirian. Hatinya hancur Ia sangat menyesal. Sahabatnya telah pergi,. Tidak. Sahabatnya tetap hidup dihatinya. Sampai kapanpun.
Mulai saat itu, Nathan merubah sikapnya. Ia ingin mewujudkan impian sahabatnya itu. Nathan pun meminta maaf kepada kedua orangtuanya. Nathan ppun mengajak keluarganya untuk membantu mengembangkan Panti Asuhan tempat Pelangi tinggal. Papa Nathan bersedia menaggung seluruh biaya pendidikan untuk anak-anak yatim disana. Nathan dan kedua adiknya pun juga sering main ke Panti, mereka sangat senang. Karena mendapat banyak teman. Di sekolah pun, Nathan mengajukan permohonan untuk melakukan bakti sosial ke berbagai Panti Asuhan. Ia ingat kata Pelangi, ‘Sayangi anak yatim, Sayangi Nabi Muhammad’. Mulai saat itu, Nathan juga rajin melakukan sholat berjamaah bersama kedua adiknya. Shalat adalah Kekuatan.  Ia juga membiasakan untuk bersikap sopan kepada kedua Orangtuanya. ‘Pelangi sudah membantuku, kini saatnya aku membantunya untuk mewujudkan impiannya’ tekad Nathan.
 Sore itu, Nathan mengunjungi makam Pelangi, “Ngi,aku udah nggak nakal kok. Aku juga dah sayang sama semua teman-temanmu, karna aku sangat sayang Nabi Muhammad, sama sepeti kamu. Aku juga udah ngajak adik-adikku untuk disiplin sholat, biar masa depan mereka cerah. Sama kayak kamu. Kamu tenang aja,Ngi.. Aku nggak akan putus asa untuk ngewujudin semua impianmu. Kamu dukung aku ya, biar aku bisa kuat kayak kamu.. Oya, papaku udah bangunin sekolah buat semua anak-anak yatim! Papaku yang nanggung semua biayanya. Kini,keluargaku sadar, kalau Tuhan selalu ada bersama orang-orang yang taat sholatnya, seperti katamu dulu, Dan itu terbukti,Ngi!Makasih ya, Kamu udah beri warna buat hidupku.. Terimakasih Pelangi!” kata Nathan sambil berlutut dan memegang pusara sahabatnya itu. 
Hujan turun tiba-tiba. “Eh,Ngi, Hujan!! Kamu pasti senang.. Ayo kita tungguin sampe pelanginya muncul. Pasti cantik banget deh,kayak kamu! Hehe..” ucap Nathan. Saat itu, Nathan merasa bahwa sahabatnya itu ada disampingnya. Nathan percaya, Pelangi nggak pergi. Pelangi selalu ada.
Nathan bertekad, suatu saat nanti, ia akan berusaha mewujudkan semua mimpi anak-anak yatim Masa depan mereka harus cerah, secerah Pelangi. Nathan harus bisa. Nathan tidak akan menyerah. Dia tidak mau anak-anak yatim itu teraniaya.Mereka juga pasti memiliki mimpi, dan mereka berhak untuk terus bermimpi bahkan menggapainya..
Dia akan selalu menjaga mereka. Nathan selalu merasakan kehadiran pelangi ketika Nathan berkumpul bersama anak-anak itu. Ya. Pelangi memang ada di hati mereka. Pelangi sangat menyayangi mereka. Nathan bisa merasakan itu.
“Pelangi, terimakasih sudah menginspirasi,. Meskipun kamu udah nggak ada disini, tapi kamu selalu ada di hatiku. Juga ada di hati mereka.. Tuhan, Aku, dan anak-anak itu, selalu menyayangimu. Doakan aku agar bisa melanjutkan mimpimu ” doa Nathan dalam hati. Kemudian,ia pun melangkah meninggalkan area pemakaman itu. Tampak pelangi bersemburat di balik awan. Tipis, tapi penuh warna.
by: NDR, 13012010 :)

4 November 2012

17

Alhamdulillah Diklat MR. CROSZ XI nya sukses!

Ber-tiga-belas anak, dan semua cewek :)
Kita yakin, masio cewek semua, pasti bisa kok !
Banyak banget yang di dapetin dari diklat kemaren..
di Coban Rondo .
 #jadi inget waktu mts dulu..:')

Outbond bareng..yang ngelatih kekompakan,
PP individu, belajar menjadi mandiri dan percaya diri..
PP Tim! Tim ku berangkat kedua, dan baru sampe basecamp lagi itu waktu udah habis maghrib ><.. disini dilatih kesabaran, kecekatan,koordinasi,kepercayaan,kerjasama,...yang penting Lakuin yang terbaik!
Makan bareng..Capek bareng..Marah satu marah semua,
1 seneng semua seneng..
"Panitia selalu benar, Peserta selalu salah " ._.
Kita juga berhasil mbaur rek..ngalahin ego kita masing-masing. Jadi cuman ada 1 tim, Tim MISA Red Cros :)
JJM. wuu~
Keren! Dapet pengalaman menyusuri coban rondo tengah malem. Sendiri! Whuhu.. keren-keren!
berasa mimpi :)
JJP.. barengbareng jalan. mata ditutup. naik-turun , nyemplung sungai bareng-bareng.. ;)

Terimakasih yang sudah capek-capek nyusun acara ini mbak..mas.. Ini keren!
Makasih rek yang udah mau berkomitmen buat organisasi ini. Tetep gandengan! Inget, kita saudaraa :*
That's all. Semoga aku cepat pulih..

2 November 2012

16

dia nggak perlu tau mbak..
"apa perasaan ini salah , ya? . kalo salah, kenapa aku seneng?"

bukan apa-apa , hahhaa. Sampe kapan gini terus?-__-

----------------------------------------------------***---------------------------------------------------------

3-4 november 2012. 
besok. Diklat pmr :''
harusnya aku seneng.
harusnya..
kita liat aja besok.

Bismillah .