6 Oktober 2012

Mimpiku bukan hanya sekedar mimpi dalam angan

Pagi ini, beda banget dari pagi-pagi yang kemaren.
Aku bangun, buka jendela. Angin pagi berhembus.
Hmm...sejuuk,.

Aku ingat kejadian malam kemarin, sms yang memukulku. Bikin aku berpikir semalaman, kembali pada apa tujuanku.
Fakultas Kedokteran UGM. Jogja. Aku pingiin bisa sekolah disana. Melanjutkan ceritaku di kota itu :3
Yap.
"Kalo di sana itu, kamu mau belajar ya bisa, mau main-main doang juga bisa"kata kakakku yang udah kesana duluan

Iyasih. Semua tergantung niat kan ya..
Bismillah:)

so complicated

If I don't show it, doesn't mean I don't feel it.
I wish I had a delete button in my life. To delete some people, some memories, and some feelings. 
when,
First you care. Then you get hurt . Forgiving is easy. Trusting again? Not so much.

Don’t rush anything. When the time is right, it’ll happen. 
I hate how I mean nothing to you now.

Pretending that I don't exist to you anymore? That's cool. Just don't trip when I do the same.


My life isn't perfect but I'm thankful for everything I have. No more expectations, just gonna go with flow and whatever happens, happens.

Arabic language :)

Tidak perlu diragukan lagi, memang sepantasnya seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”

Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan surat Yusuf ayat 2 di atas: “Yang demikian itu (bahwa Al -Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur’an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu Bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir surat Yusuf).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: “Sesungguhnya ketika Allah menurunkan kitab-Nya dan menjadikan Rasul-Nya sebagai penyampai risalah (Al-Kitab) dan Al-Hikmah (As-sunnah), serta menjadikan generasi awal agama ini berkomunikasi dengan bahasa Arab, maka tidak ada jalan lain dalam memahami dan mengetahui ajaran Islam kecuali dengan bahasa Arab. Oleh karena itu memahami bahasa Arab merupakan bagian dari agama. Keterbiasaan berkomunikasi dengan bahasa Arab mempermudah kaum muslimin memahami agama Allah dan menegakkan syi’ar-syi’ar agama ini, serta memudahkan dalam mencontoh generasi awal dari kaum Muhajirin dan Anshar dalam keseluruhan perkara mereka.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Sungguh sangat menyedihkan sekali, apa yang telah menimpa kaum muslimin saat ini, hanya segelintir dari mereka yang mau mempelajari bahasa Arab dengan serius. Hal ini memang sangat wajar karena di zaman modern ini banyak sekali kaum muslimin tenggelam dalam tujuan dunia yang fana, Sehingga mereka enggan dan malas mempelajari bahasa Arab. Karena mereka tahu tidak ada hasil duniawi yang bisa diharapkan jika pandai berbahasa Arab. Berbeda dengan mempelajari bahasa Inggris, kaum muslimin di saat ini begitu semangat sekali belajar bahasa Inggris, karena mereka tahu banyak tujuan dunia yang bisa diperoleh jika pandai bahasa Inggris, sehingga kita dapati mereka rela untuk meluangkan waktu yang lama dan biaya yang banyak untuk bisa menguasai bahasa ini. Sehingga kursus-kursus bahasa Inggris sangat laris dan menjamur dimana-mana walaupun dengan biaya yang tak terkira. Namun bagaimana dengan kursus bahasa Arab…??? seandainya mereka benar-benar yakin terhadap janji Allah Ta’ala untuk orang yang menyibukkan diri untuk mencari keridhoanNya, serta yakin akan kenikmatan surga dengan kekekalannya, niscaya mereka akan berusaha keras untuk mempelajari bahasa arab. Karena ia adalah sarana yang efektif untuk memahami agama-Nya.
Kenyataan ini tidak menunjukkan larangan mempelajari bahasa Inggris ataupun lainnya. Tapi yang tercela adalah orang yang tidak memberikan porsi yang adil terhadap bahasa arab. Seyogyanya mereka juga bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari bahasa Arab.
Syaikh Utsaimin pernah ditanya: “Bolehkah seorang penuntut ilmu mempelajari bahasa Inggris untuk membantu dakwah ?” Beliau menjawab: “Aku berpendapat, mempelajari bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan sebuah sarana. Bahasa Inggris menjadi sarana yang baik jika digunakan untuk tujuan yang baik, dan akan menjadi jelek jika digunakan untuk tujuan yang jelek. Namun yang harus dihindari adalah menjadikan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab karena hal itu tidak boleh. Aku mendengar sebagian orang bodoh berbicara dengan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab, bahkan sebagian mereka yang tertipu lagi mengekor (meniru-niru), mengajarkan anak-anak mereka ucapan “selamat berpisah” bukan dengan bahasa kaum muslimin. Mereka mengajarkan anak-anak mereka berkata “bye-bye” ketika akan berpisah dan yang semisalnya. Mengganti bahasa Arab, bahasa Al-Qur’an dan bahasa yang paling mulia, dengan bahasa Inggris adalah haram. Adapun menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana untuk berdakwah maka tidak diragukan lagi kebolehannya bahwa kadang-kadang hal itu bisa menjadi wajib. Walaupun aku tidak mempelajari bahasa Inggris namun aku berangan-angan mempelajarinya. terkadang aku merasa sangat perlu bahasa Inggris karena penterjemah tidak mungkin bisa mengungkapkan apa yang ada di hatiku secara sempurna.” (Kitabul ‘Ilmi).
Dan termasuk hal yang sangat menyedihkan, didapati seorang muslim begitu bangga jika bisa berbahasa Inggris dengan fasih namun mengenai bahasa Arab dia tidak tahu?? Kalau keadaannya sudah seperti ini bagaimana bisa diharapkan Islam maju dan jaya seperti dahulu. Bagaimana mungkin mereka bisa memahami syari’at dengan benar kalau mereka sama sekali tidak mengerti bahasa Arab…???

Hujan Senja Hari

Guyur, guyurkanlah!
Jangan henti tangiskan langitmu
Yang gerah
Biar tersiramkan kotamu yang gelisah
Yang lama memendam amarah

langit memetir
kilat menyela hujan
deras menyapu kemarau
menumpahi risau jalanan
tempat dimana dedaunan,
embun, dan keteduhan
mesti menyingkir ke pedalaman

Guyur, guyurkanlah!
Maka rintik yang paling hujan
Mengeja bumi senjamu
Dengan nyanyian
Bising dan kegaduhan

Jember, Nopember 2011
oleh : Arief Raung Firdaus

sos-mad-,-

Sosial media membodohkan ku.
Stop . Mulai sekarang :)

Viel Erfolg

Ich liebe mein Leben.
Und mein Leben ist ein Abenteuer. Ich mag es.

Das Leben ist nicht nur die Liebe zu finden, sondern auch, um einen Traum zu verwirklichen :)
Glück! 

Gloomy Sunday

Dreaming,
I was only dreaming
I wake up and I find you asleep
In the deep of my heart, here
Darling, I hope that my dream
Never haunted you

My heart is telling you
How much I wanted you
Gloomy Sunday

*someone there. Who was gone..

Saat hidup menuntut kehidupan

Hidup itu dinamis
Hidup itu nyata
Hidup itu permainan. Yang kuat akan menang, yang kalah akan semakin dipermainkan.
Hidup itu kasih sayang. Mencintai dan dicintai. Memberi dan merelakan. Bertahan atau gugur.
Hidup itu persaingan . Dimana ada perjuangan dan kecurangan.
Hidup itu ibadah. Berpasrah dan Ikhtiyar.
Hidup itu baru. Bertemu orang baru, waktu baru, yang unik. Nggak bisa keulang disaat yang lain.

Dan banyak lagi.

I have to escape the fate. Break the rules.
Tell anyone ,
And I can take the lessons, that Live is Growing. Not Fixed .

Terimakasih..
'Cambukan' itu mengingatkanku..
Aku harus berjuang lebih keras lagi :)

6.10.2012,sad-turday night :')

shining star III

"Tak perlu kata untuk ungkapkan rasa. Karena senja, cukup membaca mata."

Hari ini, sabtu, 6.10.2012
semua terasa sepi.
menyedihkan.

Aku nggak bertemu kamu. Ya, mungkin itu salah satu penyebabnya. Mungkin.
Dan bahkan, aku bertemu orang yang tidak tepat, menemukan blog yang membuatku mengingat kenangan pahit masa lalu.
Itu sakit.

Hari ini aku merasa kalah. Sangat bodoh.
Karena mereka bisa ikut olimpiade. Nah aku?.
Apa yang bisa aku banggain dari cuma seorang aku?
Apa aku akan selamanya hanya menjadi seorang pemimpi?!

Nggak cuma sekali-dua kali-aku memohon..
Nggak . Tapi semua semakin buruk.
So Cruel!

H+!

SHIT,

Hampa harapan?!

Aku udah berusaha lupa, ilusi itu. Tapi kamu datang, bawa berita, hancurkan semuanya. Kamu datang, 'memukul', bahkan 'pukulan' yang sangat sakit.

Ini cambuk buatku.

Nggak ada yang sempurna, itu benar. Dan aku sudah mencoba, nggak selamanya sempurna itu indah.
Nggak ada yang perfect. Tapi sikap manusia memang cenderung ingin menjadi sempurna.
Menjadi kuat itu mudah, tapi menjadi hebat itu jauh lebih sulit.

Yah. Malasku menghancurkan semuanya!

Aku harus Bangkit. Sekarang.

5 Oktober 2012

wuhaa

"Dost thou love life? Then do not squander time, for that is the stuff life is made of."

-Benjamin Franklin